Jumat, 05 September 2014

Roy Suryo minta Glembo tetap dihukum meski masih anak-anak

MERDEKA.COM. Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo Notodiprojo menyatakan tidak akan memaafkan Absori alias Glembo bin Abdul Khanan, meski tersangka masih di bawah umur. Menurut dia, tindakan Glembo dengan melakukan penipuan jual beli online bisa merugikan orang banyak.

"Intinya bukan soal umur atau tidak, tetapi pelaku kriminal harus tidak dibiarkan," tegas Roy dalam pesan singkatnya kepada merdeka.com, Rabu (3/9).

Roy meyakini, penipuan yang dilakukan oleh Glembo tak hanya menimpa dirinya, tapi sudah berkali-kali. Karena itu, politikus Partai Demokrat ini menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polres Indramayu.

"Kita harus utamakan kepentingan masyarakat yang lebih besar," tegasnya.

Roy mengaku cukup mudah melacak posisi Glembo, apalagi saat menjalani aksinya pelaku cukup polos dengan memberitahukan nama jelas, nomor HP dan PIN BlackBerry miliknya. "Jadi kalau tetap nekat ya berarti memang harus ditindak," ucapnya singkat.

Sebelumnya, Roy Suryo melaporkan kasus penipuan penjualan sepeda fixie yang tercantum dalam situs OLX.co.id. Dalam waktu singkat, polisi berhasil membekuk pelakunya, yakni Glembo, remaja berusia 16 tahun.

Modus yang digunakan tersangka adalah dengan memasang iklan barang yang hendak dijual di situs jual beli OLX.co.id. Pembeli yang berminat kemudian diminta untuk mentransferkan sejumlah uang ke rekeningnya.

Untuk menjebak pelaku, Menpora Roy Suryo Notodiprojo berpura-pura menjadi korbannya. Saat itu, Roy mengaku berminat membeli sebuah sepeda fixie yang diiklankan pelaku di situs OLX.co.id. Tersangka juga mencantumkan nomor telepon dan PIN BlackBerry agar mudah dihubungi bila ada yang ingin membeli.

Menpora pun mengirimkan uang sebanyak satu juta seperti yang diminta pelaku. Setelah uang dikirim, Roy langsung melaporkan pelaku ke Polres Indramayu.

"Soal transfer 1 juta memang benar, namun pada akhirnya saya tidak dirugikan karena si pelaku sudah terlokasi posisinya dan dia tidak bisa mengambil uangnya," ungkap Roy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar